Surat Al-Ma'idah (surat ke-5) ayat 90 :
"Wahai
orang2 yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban
untuk) berhala & mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan
keji & termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan)
itu agar kamu beruntung"
Bersumber dari Abu Salamah bin
Abdurrahman, sesungguhnya Aisyah ra mengatakan : "Rasulullah pernah
ditanya tentang Al-Bit'u yaitu khamr dari madu, yang biasa diminum oleh
orang2 Yaman & beliau menjawab : "Setiap minuman yang memabukan
hukumnya adalah haram"
(Shahih HR Bukhari)
Ingat, di dalam
agama Islam, baik perintah & larangan dari Allah SWT di dalam
Al-Quran & Rasul Nabi Muhammad SAW di dalam sunnahnya pasti ada
makna, manfaat & hikmah yang tersurat & tersirat di dalamnya
yang dapat dibuktikan oleh ilmu pengetahuan. Perbuatan setan dalam surat
Al-Ma'idah ayat 90 itu mempunyai arti & atau makna kiasan (arti
& atau makna tidak sebenarnya). Perbuatan setan itu adalah perbuatan
merusak yang dalam kasus alkohol ini merusak kesehatan khususnya otak.
Alkohol & zat memabukan lainnya diharamkan karena menurut penelitian
yang di lakukan Dr Armin Biller dari 'Heidelberg University Hospital'
bahwa dalam 6 menit setelah mengkonsumsi alkhohol akan langsung merusak
otak. Hal ini di publikasikan di 'Daily Mail', koran harian di Inggris
tanggal 16 Juni 2009, yang dapat dilihat di
http://www.dailymail.co.uk/health/article-1193581/Alcohol-goes-straight-head-begins-cause-damage-6-minutes.htmlSelain
itu di dalam buku "Change Your Brain, Change Your Life: The
Breakthrough Programme For Conquering Anger, Anxiety & Depression"
oleh Dr Daniel G. Amen yang dipublikasikan di 'Daily Mail' tanggal 4 Mei
2009 bahwa mengkonsumsi alkohol, rokok & kafein (kopi) dalam jangka
panjang mengakibatkan kerusakan otak seperti yang diakibatkan oleh
ganja/ kokain. Konsumsi alkohol, rokok & kafein akan membuat
"lubang" di otak sama seperti yang diakibatkan penyakit Alzheimer.
Berita ini dapat dilihat di
http://www.dailymail.co.uk/health/article-1177258/Are-wrecking-brain-Chilling-pictures-reveal-shocking-effects-alcohol-cigarettes-caffeine-mind.htmlAlkohol Dapat merusak Otak Dalam Waktu 6 Menit
Sebuah penelitian menunjukan bahwa bukan hanya 'champagne' yang dapat langsung masuk ke kepala tetapi semua alkohol pun begitu.
Hanya butuh 6 menit untuk alkohol tersebut sampai ke otak setelah dikomsumsi & mulai mengakibatkan kerusakan otak.
Baik
otak laki2 & otak perempuan bereaksi yang sama walaupun menurut
para peneliti bahwa umumnya otak perempuan lebih mudah terkena efek
alkohol.
Penelitian ini merekrut 15 laki2 & perempuan untuk berbaring di scanner otak & meminum alkohol melalui sedotan.
Setiap orang minum yang setara dengan 3 gelas anggur. Dalam hitungan menit, otak mulai bereaksi terhadap alkohol.
Konsentrasi
zat2 yang melindungi sel lunak otak menurun seiring dengan meningkatnya
kadar alkohol dalam otak, menurut laporan 'the Journal of Cerebral Flow
& Metabolism'.
Dr Armin Biller dari 'Heidelberg University
Hospital' mengatakan bahwa "Kita berasumsi kemampuan otak untuk
memulihkah diri dari efek alkohol menurun bahkan hilang sama sekali
ketika konsumsi alkohol meningkat"
Efek terburuk yang muncul dalam penelitian ini yaitu kerusakan otak yang permanen yang biasanya muncul pada pecandu alkohol.
Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa minum alkohol dapat membuat otak menyusut.
Penelitian
di Amerika menemukan bahwa pecandu berat alkohol yang minum lebih dari
14 kali dalam seminggu mempunyai otak 1,6 persen lebih kecil daripada
otak normal.
Selama masa penuaan, kematian sel otak mengakibatkan penyusutan otak 0,19 persen pertahun.
http://www.dailymail.co.uk/health/article-1193581/Alcohol-goes-straight-head-begins-cause-damage-6-minutes.htmlKonsumsi Alkohol, Rokok & Kafein Membuat Lubang Di Otak
Apa
yang kamu lakukan terhadap otakmu ketika minum alkohol atau kopi? Jika
kamu pikir itu tidak merusak otakmu, foto2 dari scanner otak ini akan
membuatmu terkejut.
Efek jangka panjang dari pecandu berat
alkohol & kopi ini akan merusak otak sama beratnya dengan pecandu
narkoba seperti ganja atau kokain.
Alkohol & kopi ini dapat mengakibatkan "lubang" di otak sama seperti yang diakibatkan penyakit Alzheimer.
Buku
ini 'best seller' di Amerika yang ditulis oleh ahli syaraf & ahli
kejiwaan Daniel G. Amen, merupakan ahli kejiwaan & perilaku manusia
di 'University of California'. Dalam buku itu, dia menjelaskan bagaimana
perilaku manusia berhubungan dengan daerah kerja otak.
Selama 15 tahun, dia menggunakan teknologi scanning untuk melihat aktivitas otak manusia dengan masalah2 psikologis.
Dengan
menggunakan scanning ini, dia menunjukan bahwa masalah2 psikologis ini
(perilaku manusia) sebenarnya bukan masalah psikologis semata tetapi
lebih pada masalah biologis - beberapa daerah dari otak pasien ini tidak
berfungsi dengan baik, ada yang sangat aktif dan sebaliknya ada yang
lambat aktif.
Tidak berfungsinya otak ini dengan baik dikarenakan asupan zat2 baik legal ataupun ilegal menyumbat aliran darah ke otak.
Dalam
scanning otak yang normal dari scanner SPECT menunjukan bahwa aliran
darah ke otak berjalan dengan baik. Aliran darah ke otak ini dapat
menyebabkan perubahan tingkah laku manusia tergantung pada bagian otak
mana yang rusak. Perubahan perilaku ini kadang2 orang menyalahkan
masalah psikologis (misalnya orang cepat marah karena ada masalah
pernikahan, masalah di kantor, masalah di sekolah, dan lain2) tetapi
pada faktanya lebih dikarenakan masalah biologis.
Pada pasien pecandu kafein & nikotin, pasien ini mengeluh lemas & kesulitan berkonsentrasi, menurut Dr Amen.
Scanning
menunjukan kerusakan yang parah pada otak pasien itu. Pasien ini
menyangkal mengkonsumsi alkohol & narkoba, tetapi mengakui merokok 2
bungkus tiap hari & minum 3 cangkir kopi.
Pada otak pecandu
berat kafein & nikotin ini menunjukan kerusakan yang lebih parah
dibandingkan pecandu berat alkohol & narkoba. Kafein & nikotin
merupakan stimulan dalam jangka pendek tetapi dalam jangka panjang dapat
mempersempit pembuluh darah di otak. Hal ini dapat mengurangi aktivitas
otak yang mengakibatkan mudah depresi, ingatan yang lemah (pikun),
lemas & sulit berkonsentrasi. Dr Amen menyarankan untuk mengkonsumsi
tidak lebih 3 cangkir kopi perhari, mengurangi minum teh, minuman
bersoda & coklat serta berhenti merokok.
Akibat konsumsi kopi atau alkohol terhadap kerusakan otak itu berbeda2 tiap individu.
Secangkir
kopi sehari atau 2 gelas anggur seminggu tidak menjadi masalah besar
dibandingkan 8 cangkir kopi perhari atau 2 gelas anggur perhari adalah
sudah berlebihan untuk kebanyakan orang.
Dr Amen menganjurkan sebisa mungkin menghindari kopi atau alkohol tersebut.
Menurut
pengalaman Dr Amen ketika dirinya berusia 16 tahun, dia mabuk setelah
minum 6 pak bir & setengah botol 'champagne' dan dia sakit 3 hari
karenanya.
Karena itu, Dr Amen mulai menjauhi alkohol, kafein, "diet soda" (karena mengandung kafein juga).
Ketika
seorang pasien diberitahu tentang kerusakan otaknya akibat konsumsi
alkohol, pasien ini menangis. Banyak minum alkohol menutup pembuluh
darah di otak menyebabkan sel otak mati. Titik2 otak yang mati ini
menyebabkan "telat mikir", reflek yang kurang & meningkatnya resiko
depresi juga rasa takut berlebihan (bahasa gaulnya "parno"), perilaku
yang tidak dapat diprediksi & 'moody'. Itulah tingkah laku yang
diakibatkan akibat mengkonsumsi alkohol yang berakibat pada kerusakan
otak.
Scanner yang digunakan Dr Amen dikenal dengan SPECT
('photon emission computerised tomography') yang terutama digunakan
untuk melihat aktivitas otak.
Pasien pengguna narkoba untuk
"senang2" (misalnya ganja tidak menimbulkan ketagihan sehingga dapat
digunakan tidak tiap hari & digunakan hanya pada waktu tertentu
hanya untuk 'feel the good time') mengurangi aliran darah ke otak. Hal
ini sama dengan penyakit Alzheimer. Noda2 yang menempel pada otak yang
merupakan tanda penyakit ini menyumbat sel2 otak yang pada akhirnya
menyumbat aliran darah. Dr Amen mengatakan untuk memperluas penggunaan
scanner SPECT untuk mengetahui noda2 Alzheimer pada otak karena dapat
mendeteksi tanda2 kerusakan pada otak sampai 6 tahun sebelum timbul
gejala2 seperti hilang ingatan sama sekali. Menurut Dr Amen : "Tidak
benar kita tidak dapat mendeteksi Alzheimer lebih awal, tiap orang harus
di scanning untuk memeriksa perkembangan Alzheimer pada usia 50 tahun"
Scanner
otak yang lebih dikenal masyarakat misalnya PET & MRI dapat
menunjukan struktur otak lebih detail tetapi tidak dapat menunjukan
aktivitas otak.
Jika otak diumpamakan sebuah kota, PET & MRI
akan dapat menunjukan letak gedung2nya (seperti GPS), sementara SPECT
menunjukan arus lalu lintas diperkotaan itu.
Scanning SPECT juga
secara luas digunakan untuk memeriksa penyakit jantung untuk
menyingkapkan masalah2 pada aliran darah jantung anda.
Seperti
narkoba2 untuk "senang2" lainnya, ganja menekan aliran darah menyebabkan
rusaknya sel otak & kematian. Penekanan aliran darah ini juga
menyebabkan ingatan yang lemah (pikun) & kurangnya motivasi.
Ganja
ini menyebabkan matinya sel otak dimana tidak ada aktivitas di daerah
itu karena sedikit masuknya aliran darah ke otak. Ganja membuat lubang
hitam di otak. Hal ini menyebabkan perubahan perilaku tergantung lokasi
dari sel otak yang mati tersebut.
Berita baiknya adalah kalau
kita berhenti mengkonsumsi kafein & alkohol, otak akan dapat
memulihkan dirinya (mungkin juga untuk zat2 atau substansi2 lainnya).